vaksin pada ayam bangkok
Berita Sabung Ayam

Beberapa Cara Pemberian Vaksin Pada Ayam Bangkok Yang Benar

Kembali lagi bersama kami juarasabungayam dalam kesempatan kali ini kami akan membahas satu topik yang penting untuk kita ketahui bersama yaitu Beberapa Cara Pemberian Vaksin Pada Ayam Bangkok Yang Benar. Data ini telah dirangkum oleh Situs Judi Agen Sabung Ayam Online selama pertandingan di arena pertarungan sabung ayam.

Berikut Beberapa Cara Pemberian Vaksin Pada Ayam Bangkok Yang Benar

Dalam Permainan sabung ayam, ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi hasil kemenangan dalam pertandingan, hal tersebut tidak terlepas dari kualitas Ayam bangkok itu sendiri. Kualitas Ayam bangkok merupakan modal utama dalam memenangkan pertandingan di arena, selain perawatan, latihan dan pakan  serta pemberian vaksin yang tepat sangatlah penting dalam menjaga kualitas Ayam bangkok.

Ayam Bangkok dewasa sebaiknya diberi vaksin secara berkala yaitu setiap 6 bulan sekali, sebaliknya jika ayam bangkok yang masih belum dewasa, bisa kita berikan vaksin tersebut dengan jangka waktu yang lebih singkat, biasanya setahun 3 kali. Hal ini dikarenakan ayam yang belum dewasa masih rentan terserang berbagai macam penyakit.

Pemberian Vaksin Ayam bangkok biasa bisa dilakukan melalui mata, hidung, mulut, penyuntikan, pakan dan minum serta vaksin yang dilakukan dengan melakukan penyemprotan.

  • Vaksin Tetes Mata (Intra ‚Äď ocular)

Pemberian vaksin tetes mata dilakukan dengan cara meneteskan vaksin ke mata ayam. Selain itu kita juga bisa menambahkan pelaur ke dalam vaksin untuk mempermudah pemberian vaksin kepada mata si Ayam bangkok.

  • Vaksin Melalui Mulut (Intraoral)

Pada pemberian vaksinasi mulut, vaksin diberikan ke ayam dengan cara dicekok, walaupun cara pemberian vaksinasi ini sama dengan cara vaksin melalui air minum akan tetapi pemberian vaksin melalui mulut dilakukan pada ayam secara individu sehinga setiap ayam bisa mendapatkan dosis vaksin yang sama.

  • Vaksin Suntik Daging (Intramuscular)

Vaksin suntik daging dilakukan dengan cara menyuntikan vaksik ke dalam daging secara langsung, biasanya penyuntikan dilakukan pada bagian dada dan paha. Vaksin yang disuntikan bisa berupa vaksin yang masih hidup atau sudah mati dan penyutikan vaksin haruslah menggunakan peralatan yang steil.

  • Vaksin Suntik Di Bawah Kulit (Subcutaneous)

Vaksinasi suntik di bawah kulit dilaksanakan dengan cara menyuntkan vaksin di bawah kulit dan biasanya dilakukan di area sekitar leher dan pelaksanannya hampir sama dengan vaksinasi suntik daging.

  • Vaksin Melalui Penyemprotan (Spray)

Vaksinasi dengan cara penyemprotan sangat sering dilaukan untuk memberikan vaksin kepada Ayam bangkok yang baru berusia satu hari dan sebelum ayam tersebut dimasukan ke dalam kandang pemanas, alat semprot yang digunakan harus sudah terpasang sehingga boks ayam bisa langsung dimaksukan ke dalam kotak sprayer.

  • Vaksin Tusuk Sayap (Wing web)

Vaksin ini dilakukan dengan cara menusukkan jarum ke sekitar selaput sayap ayam dari arah bagian dalam sayap. Cara melarutkan vaksin dengan cara ini sama dengan cara melarutkan vaksin melalui tetes mata, akan tetapi pelarut yang digunakan untuk vaksin tusuk sayap ini merupakan pelarut yang dikhususkan untuk vaksinasi melalui tusuk sayap.

  • Vaksin Melalui Pakan (Feeding)

Vaksin melalui pakan bisa dilakukan dengan cara mencampurkan vaksin ke dalam pakan ayam dan cara ini biasanya digunakan untuk pengaplikasian vaksin cocci. Pakan yang dipakai juga haruslah bebas dari preparat anticocci (amprolium, sulfaquinoxaline). Cara pemberian vaksin dengan cara ini terbilang cukup mudah yaitu kita hanya mencampurkan vaksin dengan pakan Ayam bangkok.

Sekian penjelasan mengenai Beberapa Cara Pemberian Vaksin Pada Ayam bangkok Yang Benar, dimana pemberian vaksin ayam bangkok menjadi salah satu faktor yang mendukung Ayam untuk berhasil memenangkan pertandingan dalam arena sabung ayam. Selain pemberian vaksin yang tepat, kita juga bisa melatih dan memberikan beberapa suplemen tambahan untuk Ayam bangkok.