budaya sabung ayam tajen
Berita Sabung Ayam

Mengenal Sejarah Dan Budaya Sabung Ayam Tajen Bali

Sabung Ayam OnlineMengenal Sejarah Dan Budaya Sabung Ayam Tajen Bali. Seperti yang kita ketahui, bahwa Sabung Ayam sudah sangat populer hingga ke berbagai daerah. Sampai saat ini budaya sabung ayam Tajen dan sejarahnya pun sudah menjadi ciri khas di Pulau Dewata Bali. Kali ini,  Agen Sabung Ayam Online akan membahas tentang sejarah Sabung Ayam yang berasal dari daerah Pulau Dewata Bali.

Sabung ayam atau yang biasa di kenal dengan sebutan adu Tajen oleh warga Bali. Adalah suatu tradisi adat yang sudah turun menurun dari masyarakat di kepulauan Bali. Tajen Bali merupakan bentuk simbolis dalam sebuah upacara adat Bali atau yang biasa dikenal dengan sebutan Tabuh Rah. Selain untuk acara keagamaan, Tajen Bali juga menjadi salah satu kegiatan hiburan bagi para warga yang ada di Bali.

Sebenarnya Tajen Bali ini sangat berbeda dengan sabung ayam. Dikarenakan sabung ayam memiliki maksud hanya untuk hiburan saja. Sedangkan Tajen Bali merupakan salah satu acara keagamaan bagi umat Hindu Bali yang bernama Tabuh Rah. Kata dari Tabuh Rah sendiri memiliki arti yaitu meneteskan darah ke bumi yang merupakan ritual bhuta yadnya. Sebagai salah satu simbol permohonan agar bhuta (pengaruh negatif) tidak mengganggu dan bisa terhindar dari bahaya.

Mengenal Sejarah Dan Budaya Sabung Ayam Tajen Bali

Tradisi Tajen Bali ini sebenarnya sudah sangat lama ada, sejak zaman Majapahit. Pada saat itu masih di kenal dengan istilah menetak gulu ayam. Untuk sabung ayam yang diadakan di daerah Bali ini awalnya diadakan pada hari-hari tertentu saja. Akan tetapi dengan maraknya para penggemar sabung ayam terutama untuk para kaum lelaki yang ada disana. Mereka menginginkan untuk menggelar sabung ayam tersebut sesuka hati. Namun, pada tahun 1981 munculnya larangan karena dikaitkan dengan judi. Acara sambung ayam kemudian dilakukan secara sembunyi – sembunyi oleh masyarakat Bali.

Tetapi, setiap desa di Bali memiliki tatacara tersendiri untuk bermain sabung ayam. Dalam acara sabung ayam atau Tajen hanya di jadikan hiburan semata, bukan untuk menang ataupun kalah.

Karena bagi rakyat Bali, untuk melatih dan merawat ayam andalan nya akan menjadi kesibukan yang menyenangkan bagi mereka. Banyak juga masyarakat yang menjadikannya sebagai bisnis yang sangat menguntungkan. Dengan cara merawat ayam aduan dengan baik serta memiliki fisik yang sehat dan kuat.

Akan banyak penggemar sabung ayam berani membeli ayam aduan dengan harga sangat tinggi. Apabila ayam aduan tersebut mencatatkan kemenangan dalam setiap pertandingan. Pasti banyak bobotoh yang mengincar ayam aduan tersebut dan berani membayar mahal.

Budaya Sabung Ayam Tajen Bali

Namun, jika ayam yang di rawat dari segi mental dan fisik tidak sesuai maka tawaran yang diberikan pun juga rendah. Maka dari itu, mulai saat ini jika kalian berniat untuk mengembangkan bisnis dari ayam aduan. Kalian harus rutin merawatnya. Karena kunci dan keberhasilan dari jual beli ayam petarung itu dari hasil kalian sendiri yang sudah merawat ayam dengan baik. Namun, jika kalian tidak telaten dalam merawat ayam tersebut, maka hasil yang kalian dapatkan pun sia sia.

Demikian penjelasan dari tim juarasabungayam.org mengenai Sejarah Dan Budaya Sabung Ayam Tajen Bali, serta penjelasan tentang cara merawat ayam dengan baik agar mendapatkan hasil yang memuaskan. Semoga ini bisa membantu bobotoh dan para penggemar yang ingin memelihara ayam.