Sabung Ayam Suku Raijua
Berita Sabung Ayam

Sabung Ayam Suku Raijua Contoh Wujud Perdamaian

Sabung Ayam Online – Sabung Ayam Suku Raijua Contoh Wujud Perdamaian. Selama ini kita mengenal kegiatan sabung ayam sebagai kegiatan berdarah pertarungan 2 ekor ayam jago.

Dalam kesempatan kali ini tim juarasabungayam.org akan membahas kegiatan sabung ayam sebagai wujud perdamaian di wilayah Nusa Tenggara Timur ( NTT ).

Topik pembahasan berdasarkan hasil rangkuman Situs Judi Agen Sabung Ayam Online dari informasi kumpulan agen sabung ayam dilokasi pertarungan beberapa waktu yang lalu.

Kenyataan Sabung Ayam Suku Raijua Contoh Wujud Perdamaian

Baru – baru ini pada 19 April 2019 ( hari Jum’at ),  masyarakat pulau Raijua di Kecamatan Raijua, Kabupaten Sabu Raijua di wilayah NTT mengadakan acara adat Dabba Ae.

Bagi masyarakat di Raijua, upacara Adat Dabba Ae ini memiliki sejarah dan alasan tersendiri, yakni sebagai ritual perdamaian.

Berdasarkan keterangan masyarakat disana, pada zaman dahulu, di pulau Raijua sering terjadi konflik dan peperangan yang menyebabkan banyak korban jiwa.

Untuk menghindari banyaknya korban jiwa yang tak berdosa, para Mone Ama ( Tetua Adat ) di sana, melakukan musyawarah mencari solusi untuk perdamaian.

Dari musyawarah tersebut, disepakati perang antar manusia harus dihentikan dan digantikan dengan sabung ayam adat.

Hingga kini sabung ayam adat tersebut dikenal dengan Dabba Ae atau Piu Manu.

Fakta Ritual Adat Dabba Ae Di Raijua

Ritual ini muncul saat masyarakat Raijua menyadari tidak boleh berperang. Akhirnya di ganti dengan Piu Manu. Hal ini di utarakan oleh Pau Dea.

Pau dea adalah salah satu tetua adat yang dinobatkan sebagai Deo Rai Pau Dea (Tuhan Dunia). Baca juga ” Perbedaan Laga Sabung Ayam Philipina dan Kamboja “.

Ia juga mengatakan. ritual yang merupakan upacara adat sakral ini dilaksanakan setiap tahun pada Warru Dabba.

Warru Dabba adalah hitungan almanak / kalender adat di pulau Raijua. Warru Dabba dalam hitungan kalender masehi jatuh pada bulan April.

Ritual Dabba Ae ini dikuti oleh sekitar 38 kelompok adat / Ada Manu yang terdiri dari kelompok Kerogo hingga kelompok Udu di pulau Raijua.

Ritual ini dimulai dengan pemukulan tambur / gong oleh kelompok adat Ada Manu dilanjutkan dengan ritual Peharo / pelepasan ayam pertama.

Dabba Ae Bukti Wujud Perdamaian Dunia

Menurut salah satu peserta ritual dari kelompok Ada Manu Nadaibu, ritual adat Dabba Ae merupakan bukti kebersamaan dan persaudaraan dalam mewujudkan perdamaian.

Hendaknya ritual adat yang sudah berlangsung sejak ribuan tahun silam ini, tetap bisa di jaga kelestariannya oleh generasi selanjutnya.

Adat Dabba Ae bisa dikatakan sebagai wujud peduli antar sesama dan menjunjung tinggi nilai HAM, terutama hak hidup seseorang.

Ini menjadi satu kebanggaan masyarakat Raijua, mereka telah mengerti arti HAM walau nenek moyang mereka belum mengecap pendidikan / sekolah.

Ritual Dabba Ae juga merupakan awal Sabu Raijua mendeklarasikan diri sebagai salah satu suku di dunia yang peduli hak hidup dan perdamaian.

Sebagai tambahan, di pulau Raijua terdapat sebuah batu bulat besar yang diyakini oleh masyarakat setempat sebagai batu pembawa keberuntungan bagi siapapun.

Batu tersebut dikenal dengan sebutan Batu Wowadu Wopia. Batu yang diyakini memiliki kekuatan gaib menjauhkan segala kesulitan dalam kehidupan.

Demikianlah pembahasan mengenai ‘ Sabung Ayam Suku Raijua Contoh Wujud Perdamaian ‘. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan tentang budaya sabung ayam Nusantara.