Berita Sabung Ayam

Tips Merawat Luka dan Pemulihan Ayam Aduan Setelah Bertarung

Agen Judi Sabung Ayam – Tips Merawat Luka dan Pemulihan Ayam Aduan Setelah Bertarung. Usai bertarung, ayam aduan banyak mengalami luka, baik luka luar ataupun luka dalam yang sulit diketahui. Untuk merawat luka serta memulihkannya diperlukan penanganan yang teliti dan serius. Semua itu harus dilakukan dengan serius dan cepat agar ayam aduan dapat pulih kembali, sehat dan fit sediakala untuk dapat dilatih dan ditarungkan kembali pada laga berikutnya.

Beberapa cara perawatan serta pemulihan ayam aduan setelah berlaga, antara lain :

Perawatan Luka Luar

Untuk merawat luka luar pada ayam aduan terlebih dahulu dibersihkan dengan antiseptik seperti Revanol atau Yodium, Obat Merah / Betadine. Bisa juga menggunakan minyak tanah / bensin. Jika darah ayam aduan terus mengalir dari luka, hentikan pendarahan dengan menempelkan bubuk kopi pada luka tersebut. Jika terdapat luka lebar / sobek akibat terkena pukulan ataupun sayatan taji, maka luka tersebut harus dijahit.

Jika luka telah dijahit, seluruh permukaan luka harus diolesi dengan antibiotik untuk mencegah infeksi dan mempercepat penyembuhan luka. Hal ini bisa digunakan menggunakan antibiotik kapsul cair, bubuk, atau salep seperti Oxytetracycline atau Gentamicine.

Antibiotik alami adalah Kunyit. Parutan kunyit atau gilingan kunyit dapat dioleskan keseluruh bagian luka maupun tubuh ayam aduan yang terdapat memar atau luka kecil yang tidak terlihat. Untuk luka yang cukup parah, pemberian salep / kunyit dapat dilakukan 2 kali sehari pagi dan sore.
Untuk luka parah / dalam, seperti luka terkena taji dapat disuntikkan antibiotik cair dan perlu diberikan antibiotik amoxicillin yang dicairkan di sekitar luka.

Perawatan Luka Dalam

Untuk merawat luka dalam antibiotik yang biasa digunakan adalah amoxicillin ditelankan 1 tablet pada ayam aduan yang bertujuan untuk menyembuhkan luka dalam dan mempercepat penyembuhan luka luar. Bahan alami seperti kunyit, jahe, dan gula merah untuk menyehatkan tubuh dan mengantisipasi terjadinya gangguan pencernaan seperti berak encer.

Perawatan Patuh Rusak

Apabila paruh ayam aduan goyang / lepas, maka pasang dan rapihkan kembali dengan mengikatkan benang ke jengger ayam. Pastikan jika sebelumnya sudah dibersihkan dan berikan kunyit / salep. Bagaimanapun paruh yang asli harus dipasang kembali, jika tidak, paruh yang baru akan tumbuh tak terarah dan cacat bentuknya.

Perawatan Mata

Apabila mata ayam aduan terkena taji, pukulan / siwer bisa diberikan cairan dari cabe merah. Air cabe tersebut sangat pedas dan perih, namun sangat cepat untuk menyembuhkan luka di mata. Bisa juga di double dengan memberikan salep antibiotik Oxytetracycline atau Gentamicine.

Perawatan Otot dan Kaki

Usai bertarung, seluruh otot ayam aduan perlu dilemaskan kembali, mulai dari otot leher, sayap, hingga otot paha dan kaki. Bagian kaki yang perlu diutamakan karena jika tidak dilemaskan dikhawatirkan keesokan harinya ayam akan kaku berjalan dan mengalami tedun / turun urat. Oleskan (jangan diurut) pada paha dan kaki ayam, bahan-bahan hangat berguna untuk melancarkan sirkulasi darah seperti parutan jahe, batang sereh, atau minyak gosok GPU/ Geliga.

Apabila ayam aduan belum mau makan seperti biasa, bantu dengan memberikan cairan seperti spet yang ujungnya diberi selang kecil atau cukup dengan alat suntik yang jarumnya bisa dilepaskan. Cairan yang diberikan bisa berupa larutan gula merah, sedikit susu cair, ditambahkan dengan multivitamin. Selanjutnya bisa diberikan makanan yang mudah dicerna dengan dilolohkan.

Penempatan Kandang

Kandangankan ayam aduan tersendiri, agak jauh dari ayam jago lainnya. Jika perlu dekatkan dengan kandang ayam babon untuk memancing gairah kejantanannya yang secara psikolog dapat mempercepat proses penyembuhannya.

Demikianlah pembahasan mengenai ‘Tips Merawat Luka dan Pemulihan Ayam Aduan Setelah Bertarung.’ Semoga bermanfaat.

Salam, MA

Related Post